Categories
Pendidikan

Artefak

Artefak

Pernahkah Kalian mendengan apa yang disebut dengan Artefak Zaman Megalitikum? Perlu kalian ketahui bahwa Zaman prasejarah adalah jutaan tahun kehidupan manusia di zaman ini. Pada saat itu, orang-orang masih orang-orang awal yang peradabannya jauh di belakang orang-orang modern. Tetapi ada beberapa periode yang dianggap sebagai awal zaman modern. Salah satunya adalah zaman megalitik, juga dikenal sebagai zaman batu. Zaman ini dapat disebut periode karya modern dari periode Megalith, yang ditemukan di setiap sudut dunia.

Periode ini masih disebut Zaman Batu. Karena inilah arti kata Megalitikum secara umum. Kata mega besar dan berasal dari kata litos, yang berarti batu lithicum. Pada saat ini, orang-orang kuno mulai berburu, dan membuat beberapa peralatan yang terbuat dari batu untuk kebutuhan hidup. Misalnya, kapak, pisau, tempat makanan digunakan untuk mengolah batu besar yang dibuat dengan cara ini. Inilah yang menjadikan era Megallikum salah satu era modern, seperti periode sebelum era Megalitikum, seperti era Neolitik. Karena di Zaman Batu ini, manusia purba dapat menciptakan sesuatu dan mengubah nutrisi mereka menjadi makanan

Fosil-fosil yang ditemukan di era megalit ini memiliki ciri-ciri yang sangat istimewa. Jadi dia bisa memberi informasi tentang kehidupan di usia itu. Salah satunya adalah pembagian kerja yang dilakukan oleh orang-orang kuno di era megalitik ini. Para pemimpin suku dengan pemimpin mereka akan melayani setiap anggota. Saat ini, mereka juga menggunakan logam sebagai perlengkapan sehari-hari.

Mereka juga sudah tahu istilah pengakuan dan memiliki standar hidup yang harus dipatuhi oleh masing-masing anggota. Aturan ini disebut Primus Interprecis atau sistem hukum hutan. Ini adalah tempat di mana sistem ini akan memilih pemimpin sesuai dengan anggota terkuat. Keberadaan periode megalitik telah memburuk dengan adanya bukti artefak yang ditemukan. Berikut adalah beberapa contoh artefak yang merupakan sisa-sisa periode Megalith.

Contoh Artefak Megalitikum

  1. Dolmen

Pertama, bangunan batu datar dan horisontal yang besar. Bangunan ini disebut dolmen. Anda juga dapat menawar di sini. Mereka juga digunakan sebagai tempat pemujaan bagi leluhur mereka. Dolmen kadang-kadang digunakan sebagai sarkofagi dan keberadaannya sangat sakral karena lerengnya terletak di tempat yang sakral atau sakral. Karena tempat ini biasanya dijadikan tempat ibadah.

  1. Kubur Batu

Ada juga makam batu pada waktu itu. Tempat ini digunakan untuk penyimpanan tubuh dan dirancang untuk orang tua, sering disebut sebagai tukang batu. Atau kuburan batu. Makam batu ini berbentuk makam yang ada saat ini. Reruntuhan ini ditemukan di banyak daerah di Jawa Timur dan Jawa Barat. Tetapi ada beberapa di Bali dan Sumatra. Makam batu ini, sebagai aturan, menghadap ke timur dan menuju ke barat.

  1. Sarkofagus

Sarkofagus adalah sisa dari zaman Megalit yang sangat populer dan banyak tersedia. Residu ini berupa peti mati. Fungsinya sebagai kuburan batu, tetapi bentuknya sedikit berbeda. Karena sarkofagus biasanya berupa patung. Meskipun ada alur atau lubang yang terbuat dari batu padat dengan kelopak. Anda akan menemukan gambar terukir orang atau hewan di dinding. Biasanya gambar ini dianggap sebagai kekuatan magis. dan Bali adalah tempat paling umum untuk sarkofagus.

  1. Punden Berundak

membangun sebuah gedung bertingkat dan mengaturnya untuk menyembah roh leluhur. Diduga, tangga ini adalah konsep dasar keberadaan candi di Indonesia. Khususnya candi itu bernuansa Hindu – Budha.

  1. Menhir

Bentuknya sama dengan monumen. Biasanya menhir ini diletakkan di tempat suci untuk memberikan peringatan khusus kepada orang mati. Oleh karena itu, batu ini dapat dianggap sebagai lingkungan penghormatan dan simbol bagi yang hilang. Menhir mirip dengan dolmen yang ada selama periode Neolitik. Biasa ditemukan di Inggris, Prancis, Irlandia, Italia dan Spanyol. Banyak yang percaya bahwa Menhir melakukan fungsi keagamaan dan digunakan sebagai simbolisme untuk menyembah leluhur mereka di masa lalu.

  1. Arca batu

Ada banyak daerah di Indonesia di mana ada patung batu. Salah satunya terletak di Sumatera Selatan dan Sulawesi Tenggara. Patung ini mirip dengan binatang, tetapi ada juga bentuk manusia dengan fitur negatif.

  1. Waruga

Waruga sendiri memiliki fungsi seperti kuburan batu yang digunakan untuk menyembunyikan mayat. Perbedaan antara Waruga dan makam batu terletak di sampulnya. Karena kalau ada penutup pada kuburan batu. Kemudian Waruga sendiri tidak memiliki penutup. Waruga sering ditemukan di Bali. Ini memiliki dua bagian, bagian bawah kotak, dengan ruang di tengah, digunakan sebagai tempat untuk menyembunyikan korps. Kemudian bagian kedua adalah di bagian atas, yang berbentuk segitiga yang dihubungkan oleh bagian bawah. Banyak ilmuwan meyakini bahwa Waruga adalah makam leluhur masyarakat Minahasa.

  1. Batu Lumpang

Batu Lumpang memiliki struktur yang unik. Itu terbuat dari panggul dan batu-batu besar di tengah. Karena adanya bukaan di tengah batu, batu ini disebut batu berlubang. Fungsi batu ini adalah salah satu alat yang digunakan dalam ritual korban leluhur. Mereka akan menaruh makanan yang akan diletakkan leluhur di sabuk tengah. Batu ini ditemukan di Garut, Jawa Barat dan Lamongan, Jawa Tengah.

  1. Batu Dacon

Itu terbuat dari batu dengan beberapa bak di permukaannya. Batu ini disebut congklak dan ditemukan di Bogor dan Purbalinga.

  1. Batu Kenong

Zaman Megalitik juga memiliki residu batu berbentuk kanong dengan bentuk silinder atau lingkaran. Dan ada tonjolan di permukaan atasnya. Relik ini memiliki bentuk yang sangat mirip dengan kano permata. Batu Kenong ini biasa ditemukan di Jember dan Bondowoso, Jawa Timur.

Ternyata Indonesia memiliki banyak artefak dari zaman Megalitikum. Pada saat ini, itu dianggap sebagai periode orang-orang awal yang modern dan maju. Anda dapat melihat berbagai karya dari periode megalitik di atas. Reruntuhan ini adalah salah satu inspirasi bagi beberapa benda yang ada di zaman ini.

Categories
Pendidikan

Accrual Basis

Accrual Basis

Accrual Basis

Accrual Basis Basis Akrual (Accrual Basis) Teknik basis akrual memiliki fitur pencatatan dimana transaksi sudah dapat dicatat karena transaksi tersebut memiliki implikasi uang masuk atau keluar di masa depan. Transaksi dicatat pada saat terjadinya walaupun uang belum benar – benar diterima atau dikeluarkan.

Dengan kata lain basis akrual digunakan untuk pengukuran aset, kewajiban dan ekuitas dana. Jadi Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.

Cash Basis juga mendasarkan konsepnya pada dua pilar yaitu:

  1. Pengakuan pendapatan :Saat pengakuan pendapatan pada accrual basis adalah pada saat perusahaan mempunyai hak untuk melakukan penagihan dari hasil kegiatan perusahaan. Dalam konsep accrual basis menjadi hal yang kurang penting mengenai kapan kas benar-benar diterima. Makanya dalam accrual basis kemudian muncul adanya estimasi piutang tak tertagih, sebab penghasilan sudah diakui padahal kas belum diterima.
  2. Pengakuan biaya : Pengakuan biaya dilakukan pada saat kewajiban membayar sudah terjadi. Sehingga dengan kata lain, pada saat kewajiban membayar sudah terjadi, maka titik ini dapat dianggap sebagai starting point munculnya biaya meskipun biaya tersebut belum dibayar. Dalam era bisnis dewasa ini, perusahaan selalu dituntut untuk senantiasa menggunakan konsep accrual basis ini.

Keunggulan Pencatatan Akuntansi Secara Accrual Basis

  • Metode aacrual basis digunakan untuk pengukuran aset, kewajiban dan ekuitas dana.
  • Beban diakui saat terjadi transaksi, sehingga informasi yang diberikan lebih handal dan terpercaya.
  • Pendapatan diakui saat terjadi transaksi, sehingga informasi yang diberikan lebih handal dan terpecaya walaupun kas belum diterima.
  • Banyak digunakan oleh perusahan-perusahana besar (sesuai dengan Ketentuan Standar Akuntansi Keuangan dimana mengharuskan suatu perusahaan untuk menggunakan basis akural).
  • Piutang yang tidak tertagih tidak akan dihapus secara langsung tetapi akan dihitung kedalam estimasi piutang tak tertagih.
  • Setiap penerimaan dan pembayaran akan dicatat kedalam masing-masing akun sesuai dengan transaksi yang terjadi.
  • Adanya peningkatan pendapatan perusahaan karena kas yang belum diterima dapat diakui sebagai pendapatan.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai pedoman manajemen dalam menentukan kebijakan perusahaan kedepanya.
  • Adanya pembentukan pencandangan untuk kas yang tidak tertagih, sehingga dapat mengurangi risiko kerugian.

 

Kelemahan Pencatatan Akuntansi Secara Accrual Basis

  • Metode aacrual basis digunakan untuk pencatatan.
  • Biaya yang belum dibayarkan secara kas, akan dicatat efektif sebagai biaya sehingga dapat mengurangi pendapatan perusahaan.
  • Adanya resiko pendapatan yang tak tertagih sehingga dapat membuat mengurangi pendapatan perusahaan.
  • Dengan adanya pembentukan cadangan akan dapat mengurangi pendapatan perusahaan.
  • Perusahaan tidak mempunyai perkiraan yang tepat kapan kas yang belum dibayarkan oleh pihak lain dapat diterima.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Categories
Pendidikan

Ekonomi Mikro

Ekonomi Mikro

Ekonomi Mikro

Pengertian Ekonomi Mikro

Ilmu ekonomi sering dibedakan menjadi mikro dan makro ekonomi. Mikro ekonomi adalah bagian dari ilmu ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan-kegiatan ekonomi dari unit-unit individual, sebagai bagian kecil dari keseluruhan kegiatan ekonomi, seperti kehiduan suatu perusahaan, harga dan upah, pembagian pendapatan total di antara berbagai industri. Jelasnya, ekonomi mikro mempelajari tindakan-tindakan ekonomis dari para individu, dan kumpulan-kumpulan individu dalam kedudukannya sebagai konsumen, maupun pemilik faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, pemilik bahan mentah, skill, dan pemilik kapital.

Alat utama dari ekonomi mikro adalah teori harga, teori harga berguna antara lain untuk menjelaskan bagaimana sumber atau faktor produksi dipergunakan dalam suatu jenis produksi sesuai dengan penggunaan alternatif. Disamping itu teori harga akan memersoalkan bagaimanakah barang-barang dan jasa-jasa yang dihasilkan dalam masyarakat itu dibagikan kepada para anggota masyarakat (soal pembagian pendapatan )

Pendek kata, dapatlah dikatakan bahwa dengan terbentuknya harga, terbentuk pulalah 3 hal sekaligus, yaitu :

  • Tercapainya perimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar.
  • Tercapainya suatu proses perimbangan pembagian alat-alat produksi di berbagai cabang produksi. Sehingga terjadilah permintaan dan penawaran faktor produksi dan selanjutnya terbentuklah harga faktor-faktor produksi
  • Terbentuknya harga berarti terbentuknya pendapatan bagi mereka sebagai pelaku ekonomi.

 

Anggapan – Anggapan Teori Mikro, Yaitu :

  • Bahwa masing-masing subjek ekonomi senantiasa bertindak ekonomis-rasional (economic rationality). Bagi konsumen, mereka dianggap senantiasa berusaha mencapai kekpuasan maksimum atas setiap barang yang dikonsumsi dari setiap pengeluaran pendapatannya. Sebaliknya bagi produsen dianggap[ senantiasa berusaha mencapai keuntungan maksimum
  • Bahwa setiap subjek ekonomi senantiasa dianggap memiliki informasi informasi yang cukup lengkap atas segala sesuatu yang terjadi di pasar
  • Tingkat mobilitas setiap subjek ekonomi adalah tinggi sehingga satu sama lain dapat segera untuk menyesuaikan diri dengan segala perubahan apapun yang terjadi di pasar

Atas dasar anggapan itu maka subjek ekonomi akan dapat mencapai kemakmurannya, dan sistem ekonomi itu sendiri akan djjapat berkembang secara efisien, pertumbuhan yang semakin meningkat, dan kesempatan kerja penuh ( full employment ).

 

Pembagian Teori Ekonomi Mikro

Teori ekonomi mikro lazim dibedakan menjadi tiga (3), yaitu :

1. Teori Harga
Teori harga menjelaskan terbentuknya harga oleh permintaan dan penawaran barang / jasa di pasar

2. Teori Produksi
Teori produksi membahas masalah-masalah biaya produksi, tingkat produksi yang paling menguntungkan

3.Teori Distribusi
Teori distribusi membahas tentang distribusi pendapatan bagi para pemilik faktor-faktor produksi yang telah memberikan prestasinya dalam proses produksi.

 

Sumber : https://materi.co.id/

Categories
Pendidikan

Ekonomi Makro

Ekonomi Makro

Pengertian Ekonomi Makro

Ekonomi makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan ( totalitet / aggregatif ). Maksud digunakannya istilah aggregatif adalah untuk menekankan bahwa yang menjadi yang menjadi pusat perhatiannya adalah variabel-variabel total, seperti : pendapatan total (nasional/masyarakat/seluruh), tabungan masyarakat, investasi total, konsumsi nasional atau pembelanjaan masyarakat, produksi nasional, investasi total, dan bukannya penganalisaan yang terperinci atas komponen-komponen yang bersifat total itu. Alat utama ekonomi makro adalah pendapatan nasional dan analisa pendapatan nasional. Analisa pendapatan nasional berguna untuk mengukur secara statistik tentang besarnya pendapatan nasional, konsumsi nasional, tabungan dan investasi nasional. Disamping itu berguna untuk menunjukkan dan menentukan hubungan-hubungan sistematis, sehingga dapat menjelaskan perubahan – perubahan yang dialami oleh variabel-variabel total itu sepanjang masa.

Jelasnya, kalau ekonomi makro mempelajari tindakan-tindakan ekonomis tingkat masyarakat atau negara, sehingga yang dipersoalkan adalah tentang perekonomian secara keseluruhan, seperti masalah pengangguran, kesempaan kerja, pengeluaran negara, pendapatan nasional dan sebagainya.

Pelajaran-pelajaran tentang ekonomi moneter, teori konjungtur, dan ekonomi internasional, kesemuanya adalah masuk ke dalam kategori ekonomi makro.

 

Ketidak-mutlakan Pembagian Ilmu Ekonomi menjadi Mikro dan Makro

Pembagian ilmu ekonomi menjadi mikro dan makro adalah tidak mutlak, sebab pengertian total merupakan penjumlahan dari satuan-satuan yang lebih kecil, seperti pendapatan nasional ( pada ekonomi makro) adalah penjumlahan dari pendapatan-pendapatan rumah tangga yang terdapat dalam suatu masyarakat. Dengan membagi ilmu ekonomi menjadi mikro dan makro, tidaklah berarti bahwa masalah pendapatan itu tidak dipersoalkan lagi dalam ekonomi mikro, dan persoalan harga tidak dibicarakan lagi dalam ekonomi makro.

Kedua persoalan itu sama-sama dibahas diantara keduanya, hanya saja pembahasannya berbeda. Dalam ekonomi makro persoalan harga bukanlah harga barang / jasa individual melainkan harga secara totalitet/aggregatif. Sedangkan dalam ekonomi mikro persoalan pendapatan bukanlah secara nasional melainkan pendapatan perseorangan sebagai balas-jasa (kontra prestasi ) atas pengorbanan yang telah dilakukan di pasar faktor-faktor produksi

Jadi kesimpulannya, perbedaan ilmu ekonomi mikro dan makro itu tidaklah mutlak, sebab keduanya salaing melengkakpi dan keduanya pula merupakan basis dari analisa ekonomi.

( Tunjukkan dengan contoh bahwa antara ekonomi mikro dan makro ada pengaruh secara timbal balik ! )

 

Latar Belakang Munculnya Teori Ekonomi Makro

Di lihat dari sejarah pertumbuhannya, ekonomi mikro tumbuh dan berkembang lebih dulu daripada ekonomi makro . Sejak munculnya Adam Smith, dalam bukunya yang berjudul ” An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nation ” , yang lebih populer dengan sebutan The Wealth of Nation, telah berhasil meletakkan dasar-dasar ilmiah bagi lahirnya ilmu ekonomi modern, yang isinya menerangkan cara-cara meningkatkan kekayaan/kemakmuran suatu negara dan bagaimana kekayaan itu didistribusikan. Adam Smith kemudian oleh Karl Mark dijuluki sebagai aliran klasik karena dalam cara menyelesaikan mengenai persoalan ekonomi yang muncul bersifat klasik(kolot).

Tradisi klasik itulah yang mendasari bagi perkembangan ilmu ekonomi mikro. Ahli-ahli ekonomi klasik lainnya yang mempelopori tumbuhnya ekonomi mikro, yaitu ; Alfred Marshall, dalam bukunya ” Principles of economics ”, Thomas Robert Malthus, dalam bukunya yang lebih dikenal dengan ” Essay on The Principles of Population ”. Jean Babtiste Say, yang terkenal dengan hukumnya dan dijadikan dasar pemikiran bagi kaum klasik. Say’s law atau hukum Say yang berbunyi ” Supply always creats it’s own demand ”, Tokoh berikutnya adalah David Ricardo, buku karangannya yang terkenal berjudul ” The Principle of Political Economy and Taxation. Sedangkan John Stuart Mill, terkenal dengan teorinya yang disebut “ Law of Reciprocal Demand “. Bahwa harga dalam perdagangan internasional ditentukan oleh hokum permintaan yang timbale balik. Kemudian tokoh-tokoh lainnya seperti JH Von Thunen, dan Nassau William Senior.

Apa yang telah dikembangkan oleh Adam Smith tentang pemikirannya masalah ekonomi adalah hasil dari kemenangannya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan individu di lapangan ekonomi. Seperti halnya perjuangan kebebasan dan kemerdekaan di lapangan politik yang membuahkan revolusi di Perancis ( 1789 )

Ketika terjadi depresi besar tahun 1930-an yang melanda dunia melahirkan ekonom baru yaitu John Maynard Keynes yang sekaligus merupakan babak baru pemikiran ekonomi yang bersifat makro. Keynes menjadi populer sejak menerbitkan bukunya yang berjudul ” General Theory of Employment, Interest and Money” ( 1936) , Jika aliran kalsik mendasarkan pada bekerjanya mekanisme pasar persaingan maka kelompok Keynesian menganggap perlu adanya campur tangan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. Di dalam pembahasan teori ekonomi pendapat klasik yang berpangkal pada hukum Say, ternyata dengan adanya depresi besar, terjadinya over produksi, pengangguran yang hebat, dan laju inflasi yang tinggi membuktikan bahwa pandangan klasik dapat disebut sebagai teori yang gagal.

Keynes berpendapat bahwa teori klasik adalah suatu teori ekonomi yang special untuk proses ekonomi full employment bukannya teori ekonomi umum (general) yang berlaku pada setiap tingkat employment . Proses ekonomi tidak selamanya berjalan pada tingkat full employment, sehingga tidak akan terjadi over produksi, tidak ada pengangguran dan keadaan perekonomian senantiasa menuju kearah titik keseimbangan. Padahal proses ekonomi sering pula terjadi pada tingkat under employment sehingga bisa saja terjadi penyakit ekonomi, yaitu pertumbuhan yang sangat lamban, terjadi pengangguran, inflasi, stagflasi.

Menurut Keynes bahwa depresi dan pengangguran yang hebat dapat diatasi dengan jalan memperbesar konsumsi dan pendapatan masyarakat sehingga menimbulkan daya beli / permintaan efektif masyarakat . Untuk itu maka perlu adanya campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi masyarakat seperti mengadakan pekerjaan umum ( public work) untuk masyarakat. Dengan jalan itu maka konsumsi dan pendaatan masyarakat serta daya beli akan bertambah dan over produksi dapat diserap oleh masyarakat. Dalam perkembangannya, pendukung teori Keynes menyatakan bahwa campur tangan pemerintah diperlukan melalui kebijakan fiskal dan moneter untuk meningkatkan permintaan efektif masyarakat. Campur tangan seperti ini pada klasik/tradisional tidak terjadi karena kegiatan pemerintah hanya dibatasi pada pertahanan dan keamanan, ketertiban (hukum dan peradilan), penyediaan prasarana umum yang tidak dapat disediakan oleh swasta.

Dengan teorinya yang baru maka Keynes telah meruntuhkan teori ekonomi klasik dan kelanjutannya menimbulkan apa yang disebut ” Keynesian Economics ”. Maka dengan adanya Keynesian Economics mendasari berkembangnya ekonomi makkro yang banyak menguasai cara berfikir ekonomis masa sekarang.

 

Sumber : https://carabudidaya.co.id/

Categories
Pendidikan Umum

Menentukan Produk Baru

Menentukan Produk Baru

Perusahaan dapat menambahkan produk baru melalui akuisisi atau pengembanngannya. Rute akuisis bisa mengambil tiga bentuk. Perusahaan dapat membeli perusahaan lain, mendapatkan hak paten dari perusahaan itu atau membeli lisensi atau waralaba dari perusahaan lain. Namun, keberhasilan perusahaan tidak hanya didapatkan dari begitu banyak akuisisi.
Pada beberapa titik, ada kebutuhan mendesak untuk pertumbuhan- organic pengembangan produk baru dari dalam perusahaan. Untuk pengembangan produk, perusahaan dapat menciptakan produk baru di laboratoriumnya sendiri, atau dapat menandatangi konrtrak dengan periset independen atau perusahaan pengembangan produk baru untuk mengembangkan produk tertentu atau menyediakan teknologi baru.

Jenis – Jenis Produk Baru

Produk baru berkisar dari produk baru bagi dunia yang menciptakan pasar yang seluruthnya baru pada sisi, sampati perbaikan atau revisi kecil produk lama di sisi lain. Sedangkan besar kegiatan produk baru ditujukan untuk memperbaiki produk lama. Dalam banyak kategori. Semakin sulit mengindentifikasi produk sukses yang akan mengubah pasar. Tetapai inovasi yang berkalnjutan untuk lebih memuaskan kebutuhan konsumen dapat mendorong pesaing untuk saling mengejar.
Dengan terus meluncurkan produk baru sebagai perluasan merek dalam kategori produk yang berhubungan juga dapat memperluas arti merek. inovasi produk dan program pemasaran efektif memungkinkan perusahaan-perusahaan ini memperluas jejak pasar mereka. Inovasi yang radikal dapat memberikan kerugian apda laba perusahan dalam jangkan pendek, tetapi sisi baiknya adalah bahwa keberhasilan dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang lebih tahan lama dibandingkan produk biasa.

Tantangan Dalam Pengembangan Produk Baru

Dalam perekonomian yang berubaah dengan cepat, inovasi berkelanjutan merupakan suatu keharusan. Perusahaan yang sangat inovatif mampu mengidentifikasikan dan mengukur peluang pasar baru dengan cepat. Perusahaan yang gagal mengembangkan produk baru sama saja menempatkan diri mereka sendiri pada resiko. Produk lama mereka rentan terhadap perubahan kebutuhan dan selera pelanggan, teknologi baru, siklus hidup yang lebih pendek, dan persaingan domestic dan asing yang meningkat. Teknologi baru merupakan ancaman utama.

 

Menentukan Anggaran bagi Pengembangan Produk Baru

Manajemen senior harus menentukan berapa banyak anggaran yang diperlukan untuk pengembangan produk baru. beberapa perusahaan membiayai proyek sebanyak mungkin, berharap untuk mencapai beberapa pemenang. Perusahaan lain menerapkan presentase penjualan konvensional atau menghabiskan sebesar jumlah yang dihabiskan pesaing. Dan juga, perusahaan lain memutuskan berapa banyak produk baru yang berhasil yang mereka perlukan dan bekerja untuk memperkirakan investasi yang diperlukan.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Categories
Pendidikan

Memperkenalkan Penawaran Pasar Baru

Memperkenalkan Penawaran Pasar Baru

Perusahaan ternama bisa jadi lambat dalam memberikan reaksi atau investasi terhadap teknologi perusak ini karena teknologi perusak ini mengancam investasi mereka.
Agar perusahaan dapat berhasil dalam mengembangkan produk factor utama adalah produk yang superior dan unik.

Keberhasilan Produk Baru

Inovasi tambahan dapat memungkinkan perusahaan untuk memasuki pasar baru dengan memperbaiki produk baru untuk pelanggan baru, menggunakan variasi produk ini untuk tetap memimpin pasar, dan menciptakan solusi jangkan pendek untuk seluruh masalah industry. Perusahaan baru mencipatakan teknologi perusak yang lebih murah dan mungkin mengubah ruang kompetitif. Factor lainnya adalah konsep produk yang didefinisikan dengan baik. Perusahaan mendefinisikan dan meniali pasar sasaran, kebutuhan produk, dan manfaat secara cermat sebelum melanjutkan produk tersebut, factor selanjutnya adalah sinergi teknologi dan pemasaran, kualitas pelaksanaan di semua tahap, dan daya Tarik pasar.

 

Kegagalan Produk Baru

Beberapa factor tambahan yang menghalangi pengembangan produk baru adalah:
· Kelangkaan ide penting pada wilayah tertentu. Mungkin hanya sedikit cara yang tersisa untuk meningkatkan beberapa produk dasar (seperti baja atau deterjan)
· Pasar yang Terfragmentasi. Perusahaan harus mengarahkan produk baru mereka pada segmen pasar yang lebih kecil, dan ini berarti penjualan dan laba lebih rendah untuk setiap produk
· Batasan social dan Pemerintah. Produk baru harus memuaskan keamanan konsumen dan ramah lingkungan.
· Biaya Pengembangan. Perusahaan biasanya harus menghasilkan banyak ide untuk menemukan satu nilai kelayakan pengembangan dan sering menghadapi tingginya biaya R&D, manufaktur, dan pemasaran.
· Kelangkaan Modal. Beberapa perusahaan mempunyai ide bagus, tetapi tidak dapat mengumpulkan dana yang dibutuhkan untuk meneliti dan melucurkannya.
· Waktu pengembangan yang dibutuhkan lebih pendek. Perusahaan harus mempelajari bagaimana cara memadatkan waktu pengembangan dengan menggunakan teknik baru, mitra strategis, uji konsep dini, dan perencanaan pemasaran yang bagus.

 

Penyebab kegagalan Produk Baru

1. Kegagalan pasar/pemasaran
· Ukuran pasar potensial kecil
· Tidak ada diferensiasi
· Positioning buruk
· Salah memahami kebutuhan pelanggan
2. Kegagalan Keuangan
· Tingkat pengembalian investasi yang rendah
3. Kegagalan Penentu Waktu
· Terlambat masuk pasar
· Terlalu cepat-pasar belum berkembang
4. Kegagalan Teknis
· Produk tidak bekerja
· Desain yang buruk
5. Kegagalan organisasional
· Tidak sesuai dengan budaya organisasi
· Kekurangan dukungan dari organisasi
6. Kegagalan lingkungan
· Peraturan pemerintah
· Factor makroekonomi

 

Mengelola Pengembangan Produk Baru

Banyak Perusahaan memberikan tanggungjawab ide produk baru kepada manajer produk. Namun, manajer produk sering kali terlalu sibuk untuk mengelola lini yang ada sehingga mereka tidak banyak memikirkan produk baru selain perusahaan lini. Mereka juga kurang mempunyai keahlian dan pengetahuan khusus yang diperlukan untuk mengembangkan dan mengkritik produk baru.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Categories
Pendidikan

Cara Menarik Ide Baru Dari Pelanggan Anda

Cara Menarik Ide Baru Dari Pelanggan Anda

Tujuh Cara Menarik Ide Baru Dari Pelanggan Anda

· Meneliti bagaimana pelanggan anda menggunakan produk anda
· Menanyakan kepada pelanggan mengenai masalah dengan produk anda
· Bertanya kepada pelanggan anda tentang produk impian mereka
· Menggunakan dewan penasihat pelanggan untuk mengomentari ide perusahaan anda
· Menggunakan situs web untuk ide baru
· Membentuk komunitas merek yang terdiri dari para peminat untuk membicarakan produk anda
· Mendorong atau menantang pelanggan mengubah atau memperbaiki produk anda.

 

Teknik Kreativitas

Menyebutkan atribut :menyebutkan atribut objek, seperti obeng. Lalu memodifikasi setiap atribut, seperti mengganti pegangan kayu dengn plastic. Memberikan daya torsi, menambahkan kepada obeng yang berbeda dan seterusnya
Mendorong Hubungan menyebutkan beberapa ide dan mempertimbangkan setiap ide dalam hubungannya dengan setiap ide lainnya.
Analisis morfologi mulailah dengan suatu masalah, seperti ”memindahkan sesuatu dari satu tempat ke tempat lain melalui kendaraan bermotor”
Analisis asumsi terbalik menyebutkan semua asumsi normal tentang entitas dan lalu membalik mereka. Alih-alih mengasumsikan bahwa restoran mempunyai menu, harga untuk makanan, dan menyajikan makanan, baik setiap asumsi.
Konteks baruambilah prose-proses yang tidak asing lagi, seperti jasa bantuan manusia, dan tempatkanlah itu dalam konteks baru.
Pemetaan pikiranmulailah dengan suatu pemikiran, seperti mobil, lalu tuliskan di atas secarik kertas, kemudian pikirkan pemikiran berikutyang muncul (katakanlah Mercedes), hubungkanlah hal itu dengan mobil, kemudian pikirkan asosiasi kata (Jerman), dan lakukan ini dengan semua asosiasi yang muncul dengan masing-masing kata baru lama-kelamaan semakin muncul ide produk baru dari pemaran samping (lateral marketing) yang menggabungkan dua konsep atau ide produk.

Penyaringan Ide

Dalam penyaringan ide, perusahaan harus menghindari dua jensi kesalahan. Kesalahan menolak (DROP-error) terjadi ketika perusahaan menolak ide yang baik. Ada dua jenis kesalahan yang harud dihindari pada saat penyaringan ide :
1. (DROP –error ) kesalahan menolak, terjadi ketika perusahaan menolak ide yang baik.
2. (GO – error) kesalahan menjalankan, terjadi karena perusahaan memperbolehkan perusahaan memperbolehkan ide yang buruk dikembangkan dan di komersialisasikan.
Kegagalan produk absulut menyebabkan kerugian keuangan, penjualan tidak menutup biaya variable. Kegagalan produk parsial mengakibatkan kerugian keuangan, tetapi penjualan menutup semua biaya variable dan sejumlah biaya tetapnya.

 

Tujuan Penyaringan Ide

Tujuan penyaringan adalah membuang ide buruk secepat mungkin. Alasannya adalah biaya pengembangan produk meningkat cukup besar dalam setiap tahap pengembangan berikutnya. Komiet eksekutif lalu meninjau setiap ide terhadap sekelompok kriteria.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Categories
Pendidikan

Sejarah Bandung Lautan Api

Sejarah Bandung Lautan Api

Sejarah Bandung Lautan Api

SUATU hari di Bulan Maret 1946, dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harta benda mereka, meninggalkan kota Bandung menuju pegunungan di selatan. Beberapa tahun kemudian, lagu “Halo-Halo Bandung” ditulis untuk melambangkan emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang telah menjadi lautan api.

Insiden Perobekan Bendera

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Kemerdekaan harus dicapai sedikit demi sedikit melalui perjuangan rakyat yang rela mengorbankan segalanya. Setelah Jepang kalah, tentara Inggris datang untuk melucuti tentara Jepang. Mereka berkomplot dengan Belanda (tentara NICA) dan memperalat Jepang untuk menjajah kembali Indonesia.

Berita pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dari Jakarta diterima di Bandung melalui Kantor Berita DOMEI pada hari Jumat pagi, 17 Agustus 1945. Esoknya, 18 Agustus 1945, cetakan teks tersebut telah tersebar. Dicetak dengan tinta merah oleh Percetakan Siliwangi. Di Gedung DENIS, Jalan Braga (sekarang Gedung Bank Jabar), terjadi insiden perobekan warna biru bendera Belanda, sehingga warnanya tinggal merah dan putih menjadi bendera Indonesia. Perobekan dengan bayonet tersebut dilakukan oleh seorang pemuda Indonesia bernama Mohammad Endang Karmas, dibantu oleh Moeljono.

Tanggal 27 Agustus 1945, dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR), disusul oleh terbentuknya Laskar Wanita Indonesia (LASWI) pada tanggal 12 Oktober 1945. Jumlah anggotanya 300 orang, terdiri dari bagian pasukan tempur, Palang Merah, penyelidikan dan perbekalan.

Peristiwa yang memperburuk keadaan terjadi pada tanggal 25 November 1945. Selain menghadapi serangan musuh, rakyat menghadapi banjir besar meluapnya Sungai Cikapundung. Ratusan korban terbawa hanyut dan ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal. Keadaan ini dimanfaatkan musuh untuk menyerang rakyat yang tengah menghadapi musibah.

Berbagai tekanan dan serangan terus dilakukan oleh pihak Inggris dan Belanda. Tanggal 5 Desember 1945, beberapa pesawat terbang Inggris membom daerah Lengkong Besar. Pada tanggal 21 Desember 1945, pihak Inggris menjatuhkan bom dan rentetan tembakan membabi buta di Cicadas. Korban makin banyak berjatuhan.

Bandoeng Laoetan Api

Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota dan rakyat, melahirkan politik “bumihangus”. Rakyat tidak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh. Mereka mengungsi ke arah selatan bersama para pejuang. Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan, pada tanggal 24 Maret 1946.

Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota.

Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi. Di sana-sini asap hitam mengepul membubung tinggi di udara. Semua listrik mati. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran yang paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung, di mana terdapat pabrik mesiu yang besar milik Sekutu. TRI bermaksud menghancurkan gudang mesiu tersebut. Untuk itu diutuslah pemuda Muhammad Toha dan Ramdan. Kedua pemuda itu berhasil meledakkan gudang tersebut dengan granat tangan. Gudang besar itu meledak dan terbakar, tetapi kedua pemuda itu pun ikut terbakar di dalamnya. Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dalam kota, tetapi demi keselamatan maka pada jam 21.00 itu juga ikut keluar kota. Sejak saat itu, kurang lebih pukul 24.00 Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI. Tetapi api masih membubung membakar kota. Dan Bandung pun berubah menjadi lautan api.

Pembumihangusan Bandung tersebut merupakan tindakan yang tepat, karena kekuatan TRI dan rakyat tidak a

Categories
Pendidikan

Asal Usul Suku Jawa Dalam Sejarah

Asal Usul Suku Jawa Dalam Sejarah

Asal Usul Suku Jawa Dalam Sejarah

Suku Jawa merupakan suku dengan jumlah populasi terbanyak (sekitar 100 juta orang menurut data tahun 2011) di Indonesia berawal layaknya kelompok etnis Indonesia, kebanyakan termasuk masyarakat Sunda yang ada di Jawa Barat. Nenek moyang masyarakat Jawa adalah orang purba yang berasal dari Austronesia, sebuah spesies yang diperkirakan berasal dari sekitaran Taiwan dan bermigrasi melewati Filipina sebelum akhirnya tiba di pulau Jawa pada tahun 1.500 dan 1.000 sebelum masehi. Suku etnis Jawa memiliki banyak sub-etnis seperti misalnya orang Mataram, orang Cirebon, Osing, Tengger, Boya, Samin, Naga, Banyumasan, dan masih banyak lagi. Dewasa ini, mayoritas suku Jawa memproklamirkan diri mereka sebagai orang Muslim dan minoritasnya sebagai Kristen dan Hindu. Terlepas dari agama yang mereka anut, peradaban suku Jawa tidak pernah bisa dilepaskan dari interaksi mereka terhadap animisme asli yang bernama Kejawen yang telah berjalan selama lebih dari satu milenium, dan pengaruh kejawen tersebut juga masih banyak bisa kita temui dalam sejarah Jawa, kultur, tradisi, dan bidang seni lainnya.

Suku Jawa di Masa Hindu-Budha dan Islam

Jika membahas asal usul suku Jawa tidaklah jauh berbeda dengan asal usul orang Indonesia secara keseluruhan, yaitu pada saat ditemukannya fosil dari Homo erectus yang juga dikenal dengan nama “Manusia Jawa” oleh Eugene Dubois, seorang ahli anatomi Belanda pada tahun 1891 di Trinil. Fosil Homo erectus yang berhasil ditemukan, diperkirakan memiliki umur yang sudah luar biasa tua yaitu sekitar 700.000 tahun, menjadikannya salah satu spesies manusia kuno yang bisa ditemukan pada saat itu. Tidak berapa lama, di Sangiran juga ditemukan kembali fosil lainnya dari spesies yang sama pada tahun 1930 oleh Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald yang menemukan perkakas yang kelihatannya jauh lebih maju dibanding perkakas pada era sebelumnya dan umur dari peralatan-peralatan yang berhasil mereka temukan diperkirakan adalah 550.000 hingga 143.000 tahun.
Kepercayaan utama yang dianut oleh suku Jawa adalah animisme dan terus berlanjut seperti itu hingga akhirnya dai-dai Hindu dan Budha tiba ke Indonesia yang bermula dengan terjadinya kontak dagang dengan subkontinen India. Yang membuat masyarakat Jawa tertarik menganut agama-agama baru ini adalah karena mereka mampu menyatu dengan filosofi lokal Jawa yang unik. Tempat berkumpulnya kultur suku Jawa adalah Kedu dan Kewu yang ada di lereng Gunung Merapi sebagai jantung dari Kerajaan Medang i Bhumi Mataram. Beberapa dinasti-dinasti kuno seperti misalnya Sanjaya dan Syailendra juga menggunakan tempat tersebut sebagai pusat kekuatan mereka. Ketika Mpu Sendok memerintah, ibu kota kerajaan dipindahkan ke dekat Sungai Brantas pada abad 10, hal ini juga menyebabkan pergeseran pusat kebudayaan dan politik suku Jawa. Dipercaya perpindahan ini disebabkan oleh erupsi vulkanik gunung Merapi, tapi ada juga yang menganggap bahwa perpindahan ini disebabkan oleh serangan dari Kerajaan Sriwijaya.

Perkembangan suku Jawa mulai menjadi signifikan ketika Kertanegara memerintah kerajaan singasari

pada akhir abad ke-13. Raja yang senang memperluas wilayahnya ini melakukan beberapa ekspedisi besar seperti misalnya ke Madura, Bali, Kalimantan, dan yang paling penting adalah ke pulau Sumatra. Akhirnya, Singasari berhasil menguasai perdagangan di selat Malaka menyusul kekalahan kerajaan Melayu. Dominasi kerajaan Singasari berhenti di tahun 1292 ketika terjadi pemberontakan oleh Jayakatwang yang berhasil mengakhiri hidup Kertanegara, dan Jayakatwang kembali dibunuh oleh Raden Wijaya yang merupakan anak dari Kertanegara. Nantinya, Raden Wijaya akan mendirikan Majapahit, salah satu kerajaan yang terbesar di Nusantara pada masa itu.

Ketika Majapahit mengalami banyak permasalahan tentang siapa yang menjadi penerus, beberapa perang sipil terjadi dan membuat Majapahit kehilangan kekuatan mereka sendiri. Ketika Majapahit mulai runtuh, pulau Jawa juga mulai berubah dengan berkembangnya Islam, dan keruntuhan Majapahit ini menjadi momentum bagi kesultanan Demak untuk menjadi kerajaan yang paling kuat. Kesultanan Demak ini nantinya juga memainkan peranan penting dalam menghalau kekuatan kolonial Portugis yang datang. Dua kali Demak menyerang Portugis ketika para kaum Portugis menundukkan Malaka. Demak juga dikenal dengan keberanian mereka menyerang aliansi Portugis dan Kerajaan Sunda. Kesultanan Demak kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Pajang dan Kesultanan Mataram, dan perubahan ini juga memaksa pusat kekuatan berpindah dari awalnya ada di pesisir Demak menuju Pajang di Blora, dan akhirnya pindah lagi ke Mataram tepatnya di Kotagede yang ada di dekat Yogyakarta sekarang ini.

 

Awal Migrasi Suku Jawa

Suku Jawa sendiri diperkirakan memiliki kaitan dengan migrasi penduduk Austronesia menuju Madagaskar pada abad pertama. Meski memang kultur utama dari migrasi ini lebih dekat dengan suku Ma’anyan di Kalimantan, beberapa bagian dari bahasa Malagasy sendiri diambil dari bahasa Jawa. Ratusan tahun setelahnya ketika periode kerajaan Hindu tiba, banyak saudagar Jawa yang bermukim di tempat-tempat lain di Nusantara. Pada akhir abad ke-15 menyusul runtuhnya Majapahit dan berkembangnya Muslim di pantai utara Jawa, banyak orang-orang Hindu dari Jawa yang bermigrasi ke Bali dan berperan dalam majunya kultur Bali.

Selain di dalam negeri, suku Jawa juga muncul di semenanjung Malaya sejak lama. Hubungan antara Malaka dan Jawa sendiri merupakan sebuah hal penting yang berperan besar dalam berkembangnya Islam di Indonesia karena banyak misionaris Islam yang dikirim dari Malaka ke beberapa daerah perdagangan di pantai utara Jawa. Migrasi-migrasi ini memperluas ruang lingkup yang harus ditelaah ketika para sejarawan menyelidiki jejak asal usul suku jawa dalam sejarah

Categories
Pendidikan

Sejarah Kerajaan Kalingga – Kerajaan Hindu-Budha Pertama di Jawa Tengah

Sejarah Kerajaan Kalingga – Kerajaan Hindu-Budha Pertama di Jawa Tengah

Sejarah Kerajaan Kalingga

Sejarah Kerajaan Kalingga dimulai pada abad ke-6 dan merupakan sebuah kerajaan dengan gaya India yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah. Belum diketahui secara pasti dimana pusat kerajaan ini berada, tapi beberapa ahli memprediksikan bahwa tempatnya ada di antara tempat yang sekarang menjadi Pekalongan dan Jepara. Tidak banyak yang dapat diketahui dari kerajaan ini karena sumber sejarah yang ada juga hampir nihil dan mayoritas catatan tentang sejarah kerajaan Kalingga didapat dari kisah-kisah Tiongkok, cerita turun-temurun rakyat sekitar, dan Carita Parahyangan yang menceritakan tentang Ratu Shima serta kaitan ratu tersebut dengan kerajaan Galuh. Ratu Shima juga dikenal karena peraturannya yang kejam dimana siapapun yang tertangkap basah mencuri akan dipotong tangannya.

Awal Mula Berdirinya Kerajaan Kalingga

Awal Berdirinya Kerajaan Kalingga diperkirakan dimulai pada abad ke-6 hingga abad ke-7. Nama Kalingga sendiri berasal dari kerajaan India kuno yang bernama Kaling, mengidekan bahwa ada tautan antara India dan Indonesia. Bukan hanya lokasi pasti ibu kota dari daerah ini saja yang tidak diketahui, tapi juga catatan sejarah dari periode ini amatlah langka. Salah satu tempat yang dicurigai menjadi lokasi ibu kota dari kerajaan ini ialah Pekalongan dan Jepara. Jepara dicurigai karena adanya kabupaten Keling di pantai utara Jepara, sementara Pekalongan dicurigai karena masa lalunya pada saat awal dibangunnya kerajaan ini ialah sebuah pelabuhan kuno. Beberapa orang juga mempunyai ide bahwa Pekalongan merupakan nama yang telah berubah dari Pe-Kaling-an.

Pada tahun 674

kerajaan Kalingga dipimpin oleh Ratu Shima yang terkenal akan peraturan kejamnya terhadap pencurian, dimana hal tersebut memaksa orang-orang Kalingga menjadi jujur dan selalu memihak pada kebenaran. Menurut cerita-cerita yang berkembang di masyarakat, pada suatu hari seorang raja dari negara yang asing datang dan meletakkan sebuah kantung yang terisi dengan emas pada persimpangan jalan di Kalingga untuk menguji kejujuran dan kebenaran dari orang-orang Kalingga yang terkenal. Dalam sejarahnya tercatat bahwa tidak ada yang berani menyentuh kantung emas yang bukan milik mereka, paling tidak selama tiga tahun hingga akhirnya anak dari Shima, sang putra mahkota secara tidak sengaja menyentuh kantung tersebut dengan kakinya. Mendengar hal tersebut, Shima segera menjatuhkan hukuman mati kepada anaknya sendiri. Mendengar hukuman yang dijatuhkan oleh Shima, beberapa orang memohon agar Shima hanya memotong kakinya karena kakinya lah yang bersalah. Dalam beberapa cerita, orang-orang tadi bahkan meminta Shima hanya memotong jari dari anaknya.

Dalam salah satu kejadian pada sejarah kerajaan Kalingga, terdapat sebuah titik balik dimana kerajaan ini terislamkan. Pada tahun 651, Ustman bin Affan mengirimkan beberapa utusan menuju Tiongkok sambil mengemban misi untuk memperkenalkan Islam kepada daerah yang asing tersebut. Selain ke Tiongkok, Ustman juga mengirim beberapa orang utusannya menuju Jepara yang dulu bernama Kalingga. Kedatangan utusan yang terjadi pada masa setelah Ratu Shima turun dan digantikan oleh Jay Shima ini menyebabkan sang raja memeluk agama Islam dan juga diikuti jejaknya oleh beberapa bangsawan Jawa yang mulai meninggalkan agama asli mereka dan menganut Islam.
Seperti kebanyakan kerajaan lainnya di Indonesia, kerajaan Kalingga juga mengalami ketertinggalan saat kerajaan tersebut runtuh. Dari seluruh peninggalan yang berhasil ditemukan adalah 2 candi bernama candi Angin dan candi Bubrah. Candi Angin dan Candi Bubrah merupakan dua candi yang ditemukan di Keling, tepatnya di desa Tempur. Candi Angin mendapatkan namanya karena memiliki letak yang tinggi dan berumur lebih tua dari Candi Borobudur. Candi Bubrah, di lain sisi, merupakan sebuah candi yang baru setengah jadi, tapi umurnya sama dengan candi Angin.

Kerajaan Kalingga Dalam Catatan Bangsa Tionghoa

Kerajaan Kalingga dikenal juga dengan nama kerajaan Ho-ling oleh orang-orang Tionghoa. Menurut catatan bangsa Tionghoa, Ho-ling dipercaya muncul ketika terjadi ekspansi besar oleh dinasti Syailendra. Kisah tentang kerajaan Ho-ling mulai ditulis dalam kronik dinasti Tang yang ada pada tahun 618 hingga 906. Menurut kronik tadi, orang-orang Ho-ling dipercaya gemar makan hanya menggunakan tangan dan tanpa sendok maupun sumpit. Tertulis juga di kroik tadi bahwa para masyarakat Ho-ling suka mengonsumsi tuwak, sebuah sari buah yang difermentasikan. Ibu kota dari Ho-ling dikelilingi oleh pagar kayu, dan sang raja tinggal di sebuah istana berlantai 2 dan daun palma sebagai atapnya. Sang raja duduk pada sebuah kursi yang terbuat dari gading dan menggunakan keset yang terbuat dari bambu. Ho-ling juga diceratakan memiliki sebuah bukit yang ia namakan Lang-pi-ya.

Beberapa sumber lain dari catatan Tionghoa menuliskan sebuah analisa tentang lokasi dari kerajaan Ho-ling ini. Ia menuliskan bahwa Ho-ling berlokasi di Jawa Tengah dan bahwa La-pi-ya menghadap ke arah samudra membuat lokasi Ho-ling jadi agak lebih mudah diketahui.
Raja atau ratu yang saat itu memegang kepala pemerintahan Ho-ling tinggal di kota bernama She-p’o, tapi Ki-yen kemudian memindahkan lokasi pemerintahan menuju P’o-lu-Chia-ssu. Menurut catatan, diperkirakan bahwa ada kebingungan yang meliputi masa-masa terakhir kerajaan Ho-ling atau Kalingga ini.

Ada dua teori besar tentang hal ini, dimana teori yang pertama adalah ketika Sanjaya yang masih merupakan cucu dari Shima mengambil alih pemerintahan. Ia mengubah kerajaan Kalingga yang bercorak Buddha menjadi kerajaan Mataram yang memiliki corak hindu. Cerita lain tentang sejarah kerajaan Kalingga ialah tentang bagimana Patapan yang merupakan salah satu pangeran dari dinasti Sanjaya merebut kursi penguasa dan menjadi raja pada tahun 832, dimana Mataram terus menjadi pengemulasi aturan-aturan Sailendra.

Sekian dulu informasi mengenai Sejarah Kerajaan Kalingga yang memiliki catatan sejarah penting dalam perkembangan Kerajaan Hindu-Budha di Jawa Tengah. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua. Terima kasih telah mengunjungi